“Deandra” Nama dari Menko Perekonomian Darmin Nasution untuk Anoa BP2LHK Manado pada Puncak Acara Hari Konservasi Alam Nasional

Kategori: Berita Utama Ditayangkan: Sabtu, 01 September 2018 Ditulis oleh Administrator

BP2LHK MANADO (Bitung, 31/08/2018) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, beserta Menko Perekonomian Darmin Nasution didampingi Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, serta Kepala Badan Litbang dan Inovasi Kementerian LHK, Agus Justianto menghadiri puncak peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) di Taman Wisata Alam (TWA) Batu Putih Tangkoko Bitung Sulawesi Utara (30/08/2018). Dalam acara puncak ini dilakukan pemberian nama pada bayi anoa yang baru lahir di Anoa Breeding Centre (ABC) BP2LHK Manado pada 25 Juli 2018 lalu.

 Tahun ini tema yang diusung dalam HKAN adalah “Harmonisasi Alam dan Budaya” yang menyiratkan semangat ajakan untuk hidup selaras dengan alam sebagaimana telah dicontohkan oleh nenek moyang leluhur bangsa ini yang tercermin dari budayanya yang kental dengan nilai-nilai pernghargaan terhadap alam. “Kehidupan kita tergantung pada alam, pada sumber daya yang dihasilkan oleh ekosistem alam, jika semua itu rusak atau musnah tentunya kehidupan kita juga akan terancam. Konservasi alam itu konservasi kita. Melestarikan alam itu sama artinya dengan menyelamatkan hidup kita sekarang dan kehidupan generasi-genarasi yang akan datang. Karena itu konservasi alam itu harus terus menerus digaungkan agar semakin banyak yang peduli dan melakukannya,” kata Siti Nurbaya dalam sambutannya pada Puncak Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2018.

Siti Nurbaya juga menambahkan bahwa konservasi alam sudah menjadi budaya bangsa ini sejak jaman kerajaan-kerajaan dulu. Para leluhur kita masa itu memanfaatkan sumber daya alam secara arif dan bijaksana. Mereka hidup beradaptasi dengan alam, mempelajarinya, mengembangkan dan mengambil manfaat sesuai dengan sifat dan kondisi keberadaan sumber daya alam.

Sementara itu Menko Perekonomian Darmin Nasution yang didampingi Siti Nurbaya saat memberikan nama “Deandra” pada bayi anoa menyampaikan tiga pilar konservasi, yaitu perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman hayati beserta ekosistemnya, serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati beserta ekosistemnya. “Sejalan dengan semangat pembangunan produktif saat ini, mari kita menambahkan nilai yang lebih tinggi lagi kepada kawasan konservasi melalui pengembangan pemanfaatannya yang bersifat lestari dan berkelanjutan," lanjut Darmin.

Bayi anoa ini merupakan bayi ketiga yang lahir di fasilitas ini setelah sebelumnya pada 7 Februari 2017 dan 8 Nopember 2017 telah lahir bayi anoa dan telah diberikan nama oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, H.M Jusuf Kalla, dengan nama "Maesa" serta anggota Wantimpres RI Jan Darmadi, dengan nama “Anara”. Bayi anoa ketiga ini diberi nama Deandra diambil dari nama depan induk betina bernama Denok dan induk jantan Rambo untuk memudahkan dalam penelusuran keturunan. Bayi betina ini lahir dengan berat sekitar 6,7 kg, panjang 60 cm, dan tinggi 55 cm dengan proses kelahiran ini berlangsung normal dan saat ini bayi anoa dalam kondisi sehat dan menunjukkan pertumbuhan yang baik.

Puncak Acara Peringatan HKAN sendiri berlangsung di Taman Wisata Alam Batu Putih Tangkoko, Kabupaten Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Manado) 30 Agustus 2018 dengan agenda antara lain:

  1. Penyerahan Sertifikat Penunjukan ASEAN Heritage Park kepada Taman Nasional Kepulauan Seribu (Evi Haerlina) dan Taman Nasional Wakatobi (Heri Santoso) oleh Programme Coordinator ASEAN Centre for Biodiversity (Mr. Nedhen Amiel D.Sarne).
  2. Pemberian Apresiasi Konservasi Alam 2018 oleh Menteri LHK kepada 13 penerima.
  3. Pemberian Apresiasi Desa Binaan Konservasi dan Penghargaan Kalpataru Tahun 2018 oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian kepada 10 penerima.
  4. Penyerahan Sertifikat Penghargaan kepada Gubernur Sulawesi Utara (Olly Dondokambey) atas peran aktif dalam penguatan fungsi Taman Nasional Bunaken dan melaksanakan Konservasi Jenis Exsitu Jalak Bali dan Rusa Tutul.
  5. Penyerahan Sertifikat Penghargaan kepada Gubernur Sumatera Selatan atas peran aktifnya dalam mendukung Deklarasi Keberlanjutan Pengelolaan Cagar Biosfir dan penguatan fungsi pengelolaan taman nasional.
  6. Pemberian nama anoa yang baru lahir (diberi nama Deandra), pemutaran video kelahiran anoa dan penandatangan poster bayi anoa, Penyerahan miniatur hiu paus (yang ditagging di TN Teluk Cendrawasih) dan piagam, serta penyerahan foto orangutan tapanuliensis (dari Kepala BBKSDA Sumatera Utara ibu Hotmauli Sianturi) oleh Menteri LHK kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Darmin Nasution).

Selain itu HKAN yang berlangsung dari tanggal 28 Agustus juga dimeriahkan dengan kegiatan pameran Konservasi yg diikuti oleh beberapa Balai Taman Nasional dan Balai KSDA.***(Muhammad Farid).

Dokumentasi  : Muhammad Farid & Harwiyadin Kama

 

Artikel terkait     :

Jelang Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN), Kelahiran Anoa Ketiga di ABC BP2LHK Manado adalah Keberhasilan Dunia Konservasi di Indonesia

ABC BP2LHK Manado Kembali Berhasil Tingkatkan Populasi Anoa Melalui Kelahiran Bayi Anoa Yang Ketiga

Komitmen Dukung Pelestarian Anoa di ABC BP2LHK Manado, PT. Cargill Indonesia akan Bangun Klinik Hewan Pertama di Sulawesi Utara

Elaborasi Sintesis Hasil Penelitian dan Pengembangan Daerah Perbatasan Selama 4 tahun, BP2LHK Manado lakukan Audiensi dengan Stakeholder di Kab. Talaud

Menuju Jurnal Ilmiah Terakreditasi, Semangat Menulis tidak Boleh Putus

BP2LHK Manado Raih Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan

Jurnal Wasian Terbit Perdana Secara Elektronik Juni 2016

Pelatihan e-journal Untuk Meningkatkan Kualitas Publikasi Ilmiah menuju WASIAN e-journal

Jurnal Wasian, Penjelmaan Baru Media Publikasi BPK Manado

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

                         

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado

Jl. Raya Adipura Kel. Kima Atas, Kec. Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Indonesia)

 

Email :

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Website :

www.manado.litbang.menlhk.go.id

www.balithut-manado.org

E-Jurnal :

http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JWAS

Dilihat: 100